Kolaborasi antara Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Selatan dengan Wetland Box kembali menghadirkan program pengembangan wirausaha muda melalui Youthpreneur Bootcamp: Peningkatan Digitalisasi Marketing bagi Wirausaha Muda Kota Banjarmasin 2026. Kegiatan ini berlangsung pada 5–6 Maret 2026 di Hotel POP Banjarmasin.
Program ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga inkubator bisnis dalam upaya mencetak generasi wirausaha muda yang adaptif, inovatif, dan siap bersaing di era digital. Dispora Kalimantan Selatan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan ini sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan dalam pengembangan kepemudaan di bidang ekonomi.
Kepala Dispora Kalimantan Selatan, Pebriadin Hapiz A.P melalui Kepala Bidang Pengembangan Pemuda, Rika Ayu Zainab menyampaikan bahwa pada tahun 2026 program peningkatan kapasitas wirausaha muda terus dijalankan. Ia berharap kegiatan ini mampu mendorong minat berwirausaha di kalangan pemuda Kalimantan Selatan.

Dalam program ini, Wetland Box tampil sebagai motor utama dalam perancangan kurikulum, metode pembelajaran, hingga pendampingan peserta. Sebagai lembaga inkubator bisnis, Wetland Box menekankan pendekatan berbasis praktik nyata (action-based incubation), yang dirancang untuk menjawab tantangan riil yang dihadapi wirausaha muda di lapangan.
Melalui bootcamp ini, Wetland Box berfokus pada penguatan fondasi bisnis peserta, mulai dari pembentukan entrepreneurial mindset, kemampuan membaca peluang pasar, hingga penyusunan model bisnis yang terstruktur dan berkelanjutan. Tidak hanya itu, aspek digitalisasi marketing menjadi perhatian utama, mengingat pentingnya adaptasi teknologi dalam memenangkan persaingan industri saat ini.
“Kami tidak hanya memberikan materi, tetapi memastikan peserta mengalami langsung proses berpikir dan pengambilan keputusan dalam bisnis. Pendekatan ini penting agar mereka tidak sekadar paham teori, tetapi benar-benar siap menjalankan usaha,” menjadi semangat yang diusung oleh tim Wetland Box dalam setiap sesi pelatihan.

Program ini diikuti oleh 50 wirausaha muda di kota banjarmasin yang aktif terlibat dalam sesi interaktif, diskusi kelompok, hingga simulasi studi kasus. Setiap peserta juga mendapatkan kesempatan untuk mempresentasikan ide bisnis mereka, yang kemudian dikaji secara langsung oleh mentor dari Wetland Box untuk mendapatkan masukan yang aplikatif dan relevan.
Salah satu peserta, Hambali, mengungkapkan bahwa pendekatan yang digunakan dalam bootcamp ini memberikan dampak nyata terhadap bisnisnya.
“Pendampingannya terasa sangat aplikatif. Saya jadi lebih paham bagaimana menyusun model bisnis yang jelas, menentukan strategi promosi yang tepat, dan melihat peluang pasar dengan lebih terarah,” ujarnya.
Melalui program ini, Wetland Box menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis dalam pengembangan ekosistem kewirausahaan pemuda di Kalimantan Selatan. Dengan pendekatan inkubasi yang berorientasi pada aksi nyata, program seperti Youthpreneur Bootcamp diharapkan mampu melahirkan lebih banyak wirausaha muda yang tidak hanya siap memulai usaha, tetapi juga mampu bertahan dan berkembang di tengah dinamika pasar.











